Sabtu, 15 November 2014

Masjid Agung Demak Jawa Tengah yang Megah

Masjid Agung Demak Jawa Tengah yang Megah - Masjid Agung Demak merupakan salah satu Masjid tertua di Indonesia yang dibangun di Demak. Demak merupakan sebuah Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang berdekatan dengan Kabupaten Semarang, Jepara, Kudus dan Grobogan. masjid Agung Demak adalah salah satu peninggalan Kerajaan Demak yang pernah berjaya di Tanah Jawa. Di dalam kompleks Masjid Agung Demak juga terdapat Makam Raja-raja Kesultanan Demak dan yang terbaru diangun pula Museum Masjid Agung Demak. Saat ini banyakwarga yang berkunjung ke Masjid Agung Demak Jawa Tengah dan menjadikannya sebagai tempat wisata sejarah dan religi.

Lokasi Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak terletak di desa Kauman, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Lokasi persisnya sangat mudah ditemui yaitu di sebelah utara Alun-alun Kabupaten Demak.

Arsitektur Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak dibangun dengan menggunakan arsitektur bernuansa Jawa, artinya bangunan pokoknya mengambil bentuk limas dan tidak ditemui kubah-kubah layaknya masjid di Arab. Atap limas Masjid bersusun tiga yang melambangkan Iman, Islam dan Ihsan. Masjid Agung Demak memiliki lima buah pintu yang bermakna rukun Islam yaitu syahadat, salat, puasa, zakat, dan haji. Sedangkan rukun iman tercermin dari jendela masjid yang berjumlah enam.

Masjid Agung Demak mempunyai bangunan-bangunan induk dan serambi. Bangunan induk memiliki empat tiang utama yang disebut saka guru dengan tinggi sekitar 17 meter. Salah satu tiang utama itu disebut soko tatal. Soko tatal itulah yang memiliki cerita menarik. Soko alias tiang ini terbuat dari serpihan-serpihan kayu atau tatal yang direkatkan satu dengan yang lainnya sehingga membentuk tiang. Menurut cerita, tiang ini dibuat oleh Sunan Kalijaga. Masyarakat menyebut tiang ini sebagai wujud karamah Sunan Kalijaga. Banyak yang percaya Sunan Kalijaga membuat saka ini dengan kekuatan yang tidak biasa.

Sejarah Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak diperkirakan didirikan oleh Raden Patah yang merupakan Sultan dari Kesultanan Demak sekitar abad 15 Masehi. Dalam masa pemerintahan Raden Patah, Kerajaan Demak mengalami masa jayanya. Masjid Agung Demak ini dulunya sebagai pusat penyebaran Agama Islam di Tanah Jawa. Walisongo sering mengadakan pertemuan di Masjid ini.

Gambar Masjid Agung Demak

Gambar Masjid Agung Demak
Gambar Masjid Agung Demak
Gambar museum Masjid Agung Demak
Gambar museum Masjid Agung Demak